Tips Merawat Smartphone agar Awet dan Tahan Lama, Anti Cepat Rusak

Pernahkah kamu merasa frustrasi karena smartphone yang baru dipakai beberapa bulan sudah mulai bermasalah? Layar cepat retak, baterai drop, atau performa melambat? 

Masalah seperti ini sering dialami banyak orang, terutama mereka yang kurang memperhatikan perawatan ponsel. Padahal, dengan sedikit usaha dan kebiasaan baik, kamu bisa memperpanjang umur smartphone-mu hingga bertahun-tahun. Jadi, bagaimana caranya?

1. Jaga Kesehatan Baterai

Baterai adalah nyawa dari sebuah smartphone. Namun, sayangnya, banyak pengguna yang tidak sadar bahwa kebiasaan sehari-hari bisa merusak baterai lebih cepat. Misalnya, mengisi daya semalaman atau menggunakan ponsel saat di-charge bisa membuat baterai cepat panas dan menurunkan kualitasnya.

Untuk menjaga kesehatan baterai, coba lakukan pengisian daya secara bijak. Idealnya, isi daya ketika baterai mencapai 20-30% dan cabut setelah mencapai 80-90%. Cara ini dikenal sebagai battery cycling, yaitu teknik untuk mencegah baterai bekerja terlalu keras. Contohnya, bayangkan baterai seperti otot manusia. Jika digunakan terus-menerus tanpa istirahat, otot akan cepat lelah. Begitu juga dengan baterai.

Kalau kamu ingin membeli smartphone baru, pertimbangkan untuk memilih model yang memiliki baterai berkualitas tinggi. Jangan lupa, fitur cicilan Kredivo PayLater & Pinjaman bisa membantu kamu mendapatkan smartphone impian dengan bunga rendah dan transparan, terutama untuk member Premium. 

Ini solusi cerdas agar kamu bisa fokus pada perawatan tanpa khawatir soal biaya awal. Kamu bisa membeli berbagai jenis smartphone terbaru dari Samsung Galaxy S25 sampai dengan iPhone 16 dengan cicilan ringan menggunakan Kredivo. Khusus member Premium diberikan limit pinjaman sampai dengan Rp50 juta. Sehingga, kamu lebih fleksibel memilih tipe dan jenis smartphone yang diinginkan. 

2. Gunakan Casing dan Screen Protector

Smartphone modern biasanya hadir dengan desain yang cantik, tetapi bodi yang tipis dan ringan rentan terhadap kerusakan fisik. Salah satu cara paling sederhana untuk melindungi ponsel adalah dengan menggunakan casing dan screen protector. Ini seperti memberikan “baju besi” bagi smartphone-mu agar tahan terhadap benturan dan goresan.

Casing tidak hanya melindungi bodi ponsel, tetapi juga membantu menyerap dampak jika ponsel jatuh. Screen protector, di sisi lain, melindungi layar dari goresan kecil yang bisa mempengaruhi sensitivitas touchscreen. Bayangkan layar smartphone seperti kaca jendela rumahmu. Jika tidak dilindungi, sedikit saja goresan bisa membuatnya tampak buram dan sulit digunakan.

Ada berbagai jenis casing dan screen protector yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Mulai dari casing silikon yang fleksibel hingga tempered glass yang sangat kuat. Pilih yang paling nyaman untuk gaya hidupmu!

3. Hindari Overheating (Panas Berlebih)

Overheating atau panas berlebih adalah salah satu penyebab utama kerusakan pada smartphone. Ketika ponsel terlalu panas, komponen internal seperti prosesor dan baterai bisa rusak. Hal ini sering terjadi ketika kamu menggunakan ponsel untuk bermain game berat atau menjalankan aplikasi multitasking dalam waktu lama.

Untuk menghindari overheating, pastikan ponsel tidak terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Selain itu, hindari menggunakan ponsel saat sedang di-charge, karena aktivitas ini bisa membuat suhu ponsel naik drastis. Gunakan mode hemat daya atau matikan aplikasi yang tidak digunakan untuk mengurangi beban kerja prosesor.

Jika ponselmu sering panas, cobalah untuk membersihkan cache secara berkala. Cache adalah file sementara yang disimpan oleh aplikasi, dan jika terlalu banyak, bisa membuat ponsel bekerja lebih keras. Bayangkan cache seperti sampah di rumah. Jika tidak dibersihkan, lama-lama akan menumpuk dan mengganggu aktivitasmu.

4. Perbarui Sistem Operasi dan Aplikasi Secara Berkala

Sistem operasi dan aplikasi yang tidak diperbarui bisa menjadi pintu masuk bagi malware atau virus. Selain itu, pembaruan biasanya membawa perbaikan bug dan peningkatan keamanan yang penting untuk menjaga performa ponsel tetap optimal.

Jangan malas untuk memeriksa pembaruan secara berkala. Biasanya, notifikasi akan muncul ketika ada versi baru tersedia. Pastikan kamu mengunduh pembaruan hanya dari sumber resmi untuk menghindari risiko keamanan.

Namun, ingatlah bahwa pembaruan besar-besaran kadang membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup. Jadi, pastikan ponselmu memiliki kapasitas yang memadai sebelum melakukan pembaruan. Jika kapasitas penyimpanan terbatas, pertimbangkan untuk menggunakan layanan cloud atau memindahkan file ke kartu SD.

5. Simpan di Tempat yang Aman dan Bersih

Lingkungan tempat kamu menyimpan smartphone juga berpengaruh besar pada umurnya. Hindari meletakkan ponsel di tempat yang lembab atau dekat dengan benda magnetik, seperti speaker besar. Kelembaban bisa merusak komponen internal, sementara medan magnet dapat mengganggu sensor ponsel.

Selain itu, pastikan ponsel selalu dalam kondisi bersih. Debu dan kotoran yang menumpuk di port charger atau speaker bisa menyebabkan masalah serius. Gunakan kuas halus atau alat pembersih khusus untuk membersihkan bagian-bagian tersebut secara rutin.

Jika kamu sering membawa ponsel ke luar rumah, pastikan untuk menyimpannya di tas dengan kompartemen khusus. Ini akan melindungi ponsel dari benturan atau tekanan yang tidak diinginkan.