Modal UMKM Cepat Habis? Simak Tips Pengelolaan Dana yang Bijak

Anda warga Surabaya sedang merintis sebuah bisnis baru, apakah Anda pernah mengalami kehabisan modal UMKM? Jika jawabannya iya, hal ini bisa dibilang masih wajar dialami. Namun bagaimana jadinya kalau modal bisnis Anda terus-terusan habis padahal sudah banyak pinjaman bunga rendah yang sudah diambil?

Kondisi keuangan diatas bisa dibilang tidak sehat dan berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Berbagai resiko seperti gulung tikar, bertambahnya beban biaya, dan bahkan bisa saja mempengaruhi keuangan pribadi Anda. Untuk itu, diperlukan bantuan umkm Surabaya serta pengelolaan keuangan yang bijak agar dana pinjaman Anda tidak habis begitu saja.

Dengan melakukan tahap tersebut, bukan tidak mungkin bisnis Anda yang dulunya mandek akan bangkit lagi dan terus berkembang ke arah yang baik. Nah, jika Anda saat ini masih kesulitan bagaimana cara mengelola keuangan bisnis, yuk simak dahulu informasi dibawah ini.

Tips Mengelola Keuangan Bisnis

1. Catat Pengeluaran dan Pemasukan Bisnis

Kedua komponen ini menjadi bagian dari laporan keuangan yang bisa membantu Anda memahami posisi keuangan bisnis saat ini. Sederhananya, Anda bisa mengumpulkan semua bukti transaksi dan catatlah semua data tersebut secara berkala agar tidak terlewat isinya. Untuk memahami bagaimana pembuatan laporan keuangan secara sederhana, Anda bisa simak artikel dibawah ini.

2. Pisahkan Keuangan Bisnis dengan Milik Pribadi

Penting untuk diingat bagi para pelaku bisnis bahwa salah satu faktor yang membuat keuangan bisnis berantakan adalah bercampurnya keuangan pribadi dan keuangan bisnis.  Untuk memisahkan keduanya, Anda bisa membuat akun terpisah khusus bisnis. Simpan dananya baik-baik dan jangan tergoda untuk mengambil dana dari akun bisnis untuk kebutuhan pribadi.

3. Meminimalisir Biaya yang Tidak Terlalu Penting

Ada kalanya dalam bisnis, Anda dihadapkan oleh banyaknya biaya, mulai dari yang nilainya tak seberapa sampai yang makin besar. Jika Anda mengalami hal yang serupa, list semua biaya tersebut dan pilah-pilah dengan baik mana yang harus dibayar terlebih dahulu. Buatlah skala prioritas agar Anda bisa melacak nilainya lebih mudah.

Jika ada biaya dengan prioritas penting, segera lakukan pembayaran lebih cepat. Selanjutnya Anda bisa menunda biaya lain yang sifatnya bisa ditunda. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa meminimalisir jumlah biaya agar modal UMKM tidak habis begitu saja.

4. Susun Budgeting dengan Rinci

Budgeting juga hal yang sangat penting, dengan adanya budgeting, pengeluaran biaya dari bisnis akan lebih terkendali. Anda jadi bisa mengetahui seberapa jauh batasan atau langkah apa yang harus dilakukan setiap periodenya. Dalam menyusun budgeting, Anda dapat menyesuaikannya dengan keadaan bisnis dan lakukan evaluasi agar memiliki gambaran yang lebih baik kedepannya.

5. Awasi Proses Bisnis

Selain fokus dari sisi keuangan, jangan lupa bahwa keberlangsungan bisnis juga harus diperhatikan prosesnya. Jika dihadapkan bisnis sedang kurang stabil atau menurun penjualannya, segera tinjau ulang dan lakukan tahap recovery agar bisnis bisa tetap bertahan.

6. Gunakan Keuntungan Bisnis dengan Bijak

Laba bisnis juga harus dikelola dengan baik. Jangan membiasakan diri menghabiskan keuntungan hanya untuk satu tujuan saja. Anda bisa saja mengelola keuntungan untuk pembayaran pinjaman bunga rendah, modal pengembangan bisnis, dan pembelian aset UMKM, dsb. Untuk mengelolanya, ingat kembali konsep budgeting seperti diatas.

7. Evaluasi Secara Rutin

Ini adalah tahap pembelajaran Anda, yang mana setiap rencana yang dilakukan harus diperiksa kembali goals dan prosesnya. Jika ditemukan ada hal yang menjadi titik permasalahan bisnis, segera perbaiki di periode selanjutnya.

Bagaimana Mengelola Pinjaman Modal UMKM untuk Bisnis

1. Bayar Pinjaman Tepat Waktu

Namanya meminjam tentu ada peraturan yang harus ditepati, yakni Anda harus membayar angsuran tepat waktu agar prosesnya lancar. Nah, dari sini Anda harus pintar me-manage uang yang masuk agar saat waktunya tiba Anda bisa segera membayar. Jangan biasakan juga menunda pembayaran, atau malah “gali tutup lubang” mengambil pinjaman lain untuk bayar hutang lainnya.

2. Pinjam Sesuai Kebutuhan

Kalau ini membutuhkan skill budgeting Anda sebelum mengambil pinjaman bunga rendah, caranya hitung semua kebutuhan bisnis yang perlu diberikan modal. Setelah itu, cek ulang hasilnya dengan kemampuan Anda saat ini. Usahakan jangan meminjam uang terlalu banyak yang pada akhirnya bisa memberatkan Anda saat bayar angsuran.

3. Hanya Gunakan Pinjaman Untuk Bisnis

Setelah mendapat dana pinjaman, segera buka akun tabungan dan simpan semua dana tersebut di satu tempat. Gunakan dana tersebut dengan penuh tanggung jawab dan hindari menggunakannya untuk kebutuhan pribadi Anda. Kalaupun mendesak, segera kembalikan dana tersebut saat setelah Anda mendapatkan uangnya kembali.

4. Sisihkan Sebagian Keuntungan untuk Bayar Cicilan

Hal ini sebenarnya tergantung pilihan dan kondisi bisnis Anda saat itu, jika dilihat bisnis perlu banyak modal untuk pengembangan maka bisa saja diubah alokasinya. Namun, cara ini bisa dicoba jika dirasa pembayaran angsuran terlalu berat dan menghindari prinsip “gali tutup lubang” tadi.

Dimana Saya Bisa Dapat Modal Bantuan UMKM Surabaya?

Di Surabaya, ada banyak pilihan tempat yang bisa dipilih saat ingin mendapatkan modal UMKM, namun dimanapun Anda memilih pastikan mempunyai jaminan keamanan yang baik. Yang mana tempat tersebut harus sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jaminan ini akan memberikan Anda kepastian, keamanan, dan kenyamanan saat bertransaksi. Hindari memilih fasilitas pinjol ilegal yang bisa merugikan Anda di kemudian hari.

Nah, kalau masih bingung dimana yang cocok, ada Amartha yang bisa dipilih. Amartha mempunyai produk Fasilitas Dana yang bisa memberikan pinjaman bunga rendah hingga ratusan juta rupiah. Pinjaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan modal UMKM karena suku bunga rendah sehingga memudahkan pembayaran angsuran Anda.

Caranya sangat mudah! Segera kunjungi laman resmi Amartha.com, registrasi kan diri Anda, lengkapi semua persyaratan yang diminta dan dana bisa langsung cair dalam beberapa hari kerja setelah aplikasi disetujui.