Harita Nickel Memberikan Kontribusi Terbesar Pada Sektor Ketenagakerjaan 

Pulau Obi saat ini menjadi daerah penghasil nikel terbanyak.  Bahkan, nikel dari wilayah OBI telah di ekspor ke beberapa negara, mulai dari Tiongkok, Jepang dan masih banyak lainnya lagi. 

Sekitaran Pulau Obi terdapat beberapa perusahaan industri mengolah produk feronikel yang dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Salah satu hasil produknya berupa Mixed Hydroxide yang menjadi bahan baku dari baterai kendaraan bermotor.

Saat ini peran dari petani perempuan di Tanah Air mempunyai peran penting dan strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Seperti hal nya dengan sekelompok petani di Pulau Obi yang bertekad menjadi penyuplai bahan pangan unggul. 

Menurut Poktan Akelamo Jaya, harapan meraih kesejahteraan petani perempuan kini semakin nyata dengan adanya dukungan dari pihak Harita Nickel. Perusahaan Harita Nickel di Pulau Obi memberikan dukungan penuh terhadap apa yang dibutuhkan oleh masyarakat agar terus berkembang. 

Salah satu jenis dukungan perusahaan terhadap masyarakat Pulau Obi adalah program edukasi pertanian. Salah satu pengurus dari Akalemo Jaya, Nur Ening Ahmad Telaga mengatakan, bahwa pembinaan dari Harita Nickel berhasil membuat sekelompok petani perempuan lebih baik. 

Sampai sekarang ada 16 kelompok petani perempuan yang bergabung di dalam keanggotaan petani perempuan ini. Transfer pengetahuan dan cara bercocok tanam kini semakin melengkapi sistem pertanian tradisional yang telah diterapkan selama ini. 

Sebelum adanya sistem pertanian, petani perempuan belum banyak tahu cara yang baik untuk mengolah lahan. Ketika mempunyai bibit tanaman pun asal sebar saja. Akan tetapi, setelah ada metode pertanian secara intensif memberikan hasil semakin baik

Head of Community Affairs and Land Acquisition Harita Nickel mengatakan, pendampingan pada kelompok petani perempuan menjadi bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang ekonomi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Obi. 

Pembinaan kelompok petani perempuan ini meliputi penyediaan sarana prasarana produksi dan pendampingan sampai dengan pemasaran. Head of Community Affairs and Land Acquisition Harita Nickel merasa bangga dengan para petani wanita sudah mulai mandiri. 

Berharap adanya program pertanian ini dapat membantu petani wanita dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga di sekitar Pulau Obi. 

Supplier Sayur dan Buah ke Perusahaan 

Penyediaan sarana produksi, pelatihan, pendampingan dan bantuan akses pasar dari Harita Nickel tidak sia-sia. Sejak didampingi tahun 2020, semua petani perempuan di Pulau Obi  bisa merasakan manfaatnya. 

Bibit yang ditanam diberikan perawatan secara intensif dan berhasil menjadi produk bernilai jual tinggi. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dari anggota Poktan Akalemo Jaya. 

Semua produk yang sudah dipanen oleh Poktan Akalemo Jaya adalah aneka sayuran, mulai dari sawi, kacang panjang, kangkung, oyong, kubis, bayam, waluh terong dan masih banyak lainnya. Terdapat beberapa komoditas yang sangat diminati oleh masyarakat. Ada pula pihak perusahaan yang menyerap hasil pertanian Poktan Akalemo Jaya. 

Mega Surya Pertiwi (MSP) adalah salah satu unit bisnis Harita Nickel di Site Obi, misalnya menjadi salah satu perusahaan mitra Poktan Akalemo Jaya. Perusahaan memberikan apresiasi terhadap komoditas satu dan buah yang dipasok langsung oleh kelompok petani wanita Akalemo Jaya. 

Sejauh ini semua produk yang dikirim cukup memuaskan dan sesuai dengan kebutuhan. Akalemo jaya termasuk penyuplai sayuran dan buah di perusahaan dengan nilai A atau sangat baik. 

Proses penilaian didasari menggunakan beberapa faktor, yaitu produk sesuai standar, kecocokan harga dan ketepatan waktu pengiriman. Sayur dan buah dari Poktan Akalemo Jaya bisa dibilang lebih dibandingkan yang dikirimkan dari jauh.Jarak yang dekat dengan perusahaan menjadi proses pengiriman menjadi tepat waktu. 

Selama 1 bulan, Akelamo Jaya bisa menyuplai sayur dan buah sampai 800 kilogram kepada ke pihak perusahaan. Semakin banyak dana kelompok yang terkumpul demi memberikan manfaat ke seluruh pengurus dan anggota petani perempuan.

Sepanjang tahun 2021 lalu, omset Akalemo Jaya telah mencapai ratusan juta rupiah. Kelompok petani perempuan berharap bisa terus meraih hasil lebih baik di beberapa waktu yang akan datang. 

Para petani perempuan mengucapkan terima kasih pada Harita Nickel yang selalu mendampingi dan membina Poktan Akalemo Jaya. Sehingga, anggota petani perempuan bisa merasakan hasil panen sayur, buah dan membantu dalam meningkatkan taraf ekonomi para anggotanya.

Melalui program pendampingan pertanian, petani perempuan di Pulau Obi, Desa Kawasi, Halmahera Selatan terbukti menjadi wilayah  penghasil pangan  unggul. Berharap adanya usaha pertanian bisa semakin maju. 

Sekelompok petani perempuan ingin menjadi supplier yang lebih profesional di dalam memenuhi semua permintaan konsumen. Tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Harita Nickel yang selalu memberikan dampingan, sehingga bisa merasakan banyak manfaat dari adanya program pertanian.

Kondisi Perekonomian Semakin Meningkat 

Sebelum adanya gerakan dari Harita Nickel, masyarakat sekitar Obi mempunyai kondisi ekonomi kurang baik. Satu faktornya adalah kurangnya pengetahuan mengenai cara bercocok tanam dengan benar. 

Setelah adanya program pertanian dari Harita Nickel berubah secara drastis. Banyak petani perempuan yang merasa lebih semangat lagi melakukan aktivitas bercocok tanam. 

Hasil bercocok tanam dari petani perempuan berkualitas bagus. Semua tanaman buah dan sayur diberi perawatan secara intensif dengan menggunakan pupuk kualitas terbaik pula. 

Semakin banyak pula orderan buah dan sayur dari beberapa daerah yang membuat Poktan Akalemo Jaya membutuhkan bantuan orang lain. Pada akhirnya, beberapa waktu lalu Poktan Akalemo jaya membuka kesempatan terhadap masyarakat yang ingin bergabung. 

Permintaan buah dan sayuran yang semakin meningkat tidak hanya membuat kondisi perekonomian menjadi lebih baik. Untuk jumlah pengangguran juga ikut menurun secara drastis. 

Dengan kondisi perekonomian yang terus membaik, membuat masyarakat di sekitar pulau merasa nyaman. Apalagi untuk masalah bahan pokok makanan, bukan menjadi satu masalah lagi.