Meninggalkan rumah kosong saat mudik sering kali jadi momok bagi banyak keluarga. Kamu pasti pernah mendengar cerita tentang rumah yang kemalingan atau kejadian tak terduga lainnya selama ditinggal mudik. Masalah ini semakin besar ketika kita tidak mempersiapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat sebelum berangkat.
Bayangkan saja, setelah lelah menempuh perjalanan panjang, kamu pulang ke rumah dan menemukan barang-barang berharga hilang atau kerusakan di mana-mana. Tentunya, siapa pun tidak ingin hal seperti itu terjadi, bukan?
Untungnya, ada cara-cara sederhana namun efektif untuk memastikan rumah tetap aman saat ditinggal mudik. Artikel ini akan memberikan 5 tips praktis yang bisa kamu terapkan agar tenang selama perjalanan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa fokus menikmati liburan tanpa khawatir tentang kondisi rumah. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
1. Matikan Listrik dan Periksa Sumber Api
Meninggalkan rumah dalam keadaan listrik menyala bisa menjadi bom waktu. Data umum menunjukkan bahwa kebakaran rumah sering kali disebabkan oleh korsleting listrik atau alat elektronik yang dibiarkan menyala terlalu lama. Oleh karena itu, sebelum pergi, pastikan semua perangkat elektronik dimatikan dari sumbernya. Hal ini tidak hanya mencegah risiko kebakaran, tetapi juga menghemat tagihan listrikmu.
Untuk memastikan semuanya aman, cek ulang area-area yang rentan terhadap api seperti dapur dan ruang tamu. Jangan lupa cabut colokan alat-alat seperti charger handphone, rice cooker, atau bahkan lampu hias.
Selain itu, gunakan aplikasi kredit seperti Kredivo untuk membeli alat pemadam kecil yang bisa disimpan di rumah sebagai tindakan pencegahan ekstra. Jika terjadi kebakaran atau situasi darurat lainnya, segera hubungi nomor pemadam kebakaran di 112 atau polisi di 110. Dengan begitu, kamu tidak hanya merasa lebih aman, tapi juga lebih siap jika terjadi hal-hal tak terduga.
2. Pasang CCTV dan Aktifkan Alarm
Teknologi modern membuat kita lebih mudah menjaga rumah meski sedang jauh. Salah satu caranya adalah dengan memasang CCTV di area strategis seperti pintu depan atau halaman belakang. Dengan begitu, kamu bisa memantau kondisi rumah secara real-time melalui smartphone.
Selain CCTV, aktifkan alarm keamanan jika kamu memilikinya. Beberapa alarm bahkan bisa dikoneksikan langsung ke smartphone sehingga kamu akan mendapat notifikasi jika ada aktivitas mencurigakan.
Dalam situasi darurat, misalnya jika alarm berbunyi atau kamu melihat sesuatu yang mencurigakan melalui CCTV, segera hubungi nomor polisi di 110 untuk mendapatkan bantuan cepat. Dengan cara ini, kamu bisa merasa lebih tenang dan fokus menikmati momen mudik bersama keluarga.
3. Titipkan Rumah ke Tetangga atau Keluarga
Tidak ada yang lebih meyakinkan daripada menitipkan rumah kepada orang yang dipercaya. Ketika rumah ditinggal kosong, ada baiknya kamu meminta bantuan tetangga atau saudara untuk sesekali mengecek kondisi rumah. Mereka bisa membantu memastikan tidak ada hal mencurigakan terjadi, seperti pintu yang terbuka atau lampu yang mati.
Menitipkan rumah juga bisa dilakukan dengan cara memberikan akses terbatas, misalnya kunci cadangan. Namun, pastikan kamu memilih orang yang benar-benar dapat dipercaya.
4. Pastikan Tampilan Rumah Tidak Terlihat Kosong
Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah membiarkan rumah terlihat kosong selama ditinggal. Misalnya, lampu yang selalu mati atau gorden tertutup rapat bisa menjadi indikator bahwa rumah sedang tidak berpenghuni. Untuk menghindari hal ini, aturlah timer lampu agar menyala pada jam-jam tertentu.
Selain itu, mintalah bantuan tetangga untuk sesekali membuka atau menutup gorden. Kamu juga bisa menggunakan layanan penyiraman tanaman otomatis agar halaman tetap terlihat terawat. Dengan membuat rumah tampak berpenghuni, peluang rumah menjadi sasaran pencurian akan berkurang drastis.
5. Simpan Barang Berharga di Tempat Aman
Terakhir, jangan lupa untuk menyimpan barang-barang berharga seperti perhiasan, dokumen penting, atau uang tunai di tempat yang aman. Brankas adalah pilihan yang ideal, namun jika tidak memilikinya, kamu bisa menyewa kotak penyimpanan di bank terdekat. Data menunjukkan bahwa rumah yang menyimpan barang berharga di tempat terbuka lebih rentan terhadap pencurian.
Jika memutuskan untuk meninggalkan barang berharga di rumah, pastikan brankas tersembunyi dengan baik dan tidak mudah ditemukan. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi kredit untuk membeli brankas berkualitas tinggi jika belum punya.